Minggu, 30 Oktober 2011

6 Cara Mengubah Karir Anda Sepenuhnya

 6 Cara Mengubah Karir Anda Sepenuhnya

Keadaan ekonomi yang suram telah mengakibatkan orang untuk mengubah karier lebih baik dari sebelumnya. Di sini, kami hadirkan untuk Anda 6 (enam) strategi yang dapat membantu Anda mencapai yang baru ditemukan dalam tujuan karir Anda dan menjadi lebih unggul di luar kemampuan Anda saat ini. Hari ini, mengubah karir dapat menjadi tantangan yang agak sulit. Tidak hanya ada sedikit tantangan yang harus dihadapi, tetapi kompetisi bahkan lebih sengit dan kepala kita bisa pusing dibuatnya. Jadi, mungkin tampak mustahil untuk membujuk seorang calon perusahaan pemberi kerja untuk memberi kesempatan pada Anda, terutama jika anda tidak memiliki pengalaman di bidang pilihan Anda. Jangan menyerah, inilah mungkin 6 strategi yang memberikan ide ke kepala Anda disaat Anda butuhkan.

Pertama, perlu diingat berapa banyak pesaing yang Anda hadapi. Saat ini, mungkin sudah bukan jamannya lagi bagi pihak pemberi kerja untuk merekrut pegawai melalui tumpukan lamaran dari pelamar, sama seperti Anda. Sebuah tumpukan 200 lamaran yang masuk adalah wajar. Pengusaha mencari calon dengan kriteria dan keahlian tertentu, belum lagi pengalaman yang tepat di lapangan untuk mendukung semuanya. Jika aplikasi Anda tidak mengandung standar-standar ini, mengapa Anda tidak berhenti saja ? Sebelum Anda memutuskan untuk mengubah karir, cobalah mendaftar dengan lembaga sementara dalam karir pilihan Anda. Anda mungkin harus membuat beberapa pengorbanan pada tahap ini, misalkan di faktor rendah tingginya gaji, kecocokan lingkungan kerja, dan lain-lain, tetapi langkah ini akan memberi Anda kesempatan untuk membuktikan sendiri bahwa Anda dapat melakukannya dan yang lebih penting, "memijakkan kaki" di gerbang karir Anda.

Kedua, siap untuk memasarkan diri Anda sendiri. Ini berarti Anda menyoroti keterampilan lainnya yang tidak sepenuhnya terkait dengan spesifikasi pekerjaan. Misalnya, hal-hal yang Anda unggulkan dalam berbagai jenis kegiatan (multi talent) yang mungkin saja dapat dimanfaatkan oleh pihak pemberi kerja. Penjualan, layanan pelanggan, pemasaran sosial media, sumber daya manusia, dan manajemen merupakan contohnya. Seorang pengusaha tentu dengan senang hati merekrut kandidat dengan keterampilan yang dapat dipindahtangankan/ diajarkan ke rekan-rekan kerja Anda yang lain sehingga ketika Anda dapat memasarkan banyak spesialisasi Anda lainnya, maka akan semakin baik!

Ketiga, jika Anda masih merasa sering dirugikan, mungkin ada baiknya Anda kembali ke sekolah/ kampus dan mengambil kursus di titik-titik kelemahan Anda yang akan sangat membantu untuk perkembangan karir. Hal ini tidak hanya mengajarkan Anda lebih banyak tentang bisnis, tetapi memperkenalkan Anda ke lingkungan baru, dan orang-orang untuk membantu Anda mendapatkan arah yang Anda inginkan.

Keempat, selalu kembangkan jaringan di setiap kesempatan yang diberikan. Bahkan jika Anda tahu agen penyalur kerja (outsourcing) tidak melakukan perekrutan, tetapi Anda masih membuat upaya untuk menciptakan hubungan baik, dan menyerahkan lamaran Anda. Hasilnya, Interaksi antar manusia, baik itu dengan rekan-rekan, sahabat, maupun sanak saudara selalu lebih baik lebih dari mengirimkan lamaran kepada pihak pemberi kerja yang tak terhitung jumlahnya melalui internet.

Kelima, jika Anda sudah mencoba segalanya termasuk besar perusahaan dan yang lebih kecil, mungkin sudah waktunya untuk fokus hanya pada perusahaan-perusahaan kecil. Sementara perusahaan besar mungkin tampak lebih menarik, persaingan nya pun tinggi, ada banyak dokumen lamaran kerja yang harus ditangani oleh pihak perekrut, dan kesempatan Anda untuk bisa diterima yang sangat kecil karena deskripsi pekerjaan yang lebih kaku untuk diungkapkan sebatas tulisan di kertas lamaran saja. Mulailah dengan perusahaan-perusahaan yang lebih kecil agar memberikan fleksibilitas yang lebih dan kesempatan yang mungkin lebih banyak dan bisa diandalkan.

Terakhir, strategi Keenam yang kami dapat tawarkan adalah JANGAN MENYERAH ! ketuklah pintu lagi sampai Anda menemukan yang tepat adalah kuncinya. Kita tahu itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan tapi tetaplah bersemangat dan Anda akan menemukan hasilnya. Temukan kekuatan Anda, ketahui kelemahan Anda, dan kemudian dukung kelemahan Anda dengan mendaftar di sebuah perguruan tinggi atas dasar untuk membantu Anda menjadi berpengalaman dalam karir yang Anda membuat tertarik untuk terus dikejar. Pendidikan tinggi yang terakreditasi digabungkan dengan keinginan, kemampuan untuk memasarkan diri, dan jaringan seharusnya akan memberikan Anda suatu permulaan yang hebat dalam menemukan pekerjaan di karir baru.

Semoga sukses !

Hormat Kami,
Tim Kontributor LoKerNesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar