Minggu, 16 Oktober 2011

5 Strategi Paling Ampuh untuk Sukses Wawancara Kerja (dari sudut pandang pemberi kerja)


Sebuah wawancara pekerjaan yang sukses akan terjadi ketika calon pelamar yang paling memenuhi syarat dipilih untuk pencapaian tujuan organisasi. Menggunakan metode wawancara yang tepat dapat membantu memastikan bahwa kandidat yang tepat dipilih. Metode wawancara yang kuat dan baik yaitu, wawancara semi-terstruktur, pertanyaan situasional, menggunakan beberapa pewawancara, menilai calon dengan metode kuantitatif dan keterbukaan wawancara.
 
Wawancara Semi-Terstruktur
Menggunakan wawancara semi-terstruktur adalah penting untuk menciptakan struktur yang cukup untuk membandingkan jawaban dengan kandidat lainnya serta fleksibilitas yang cukup untuk memberikan sang calon pegawai untuk mengeluarkan kemampuan dalam mendiskusikan ide-nya. Wawancara semi-terstruktur adalah metode pengumpulan data yang kuat untuk memahami pemahaman kandidat terhadap konsep utamanya. Sebuah wawancara semi-terstruktur menggunakan pertanyaan standar dicampur dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka.
     
Pertanyaan Situasional
Pertanyaan situasional dapat memastikan bahwa jawaban kandidat sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pertanyaan situasional didasarkan pada pendekatan perilaku yang dapat dibandingkan dengan pendekatan organisasional yang digunakan. Pertanyaan-pertanyaan semacam memiliki keberhasilan 55 persen dalam memprediksi pada perilaku pekerjaan sang pelamar dan jika dibandingkan dengan hanya 10 persen dengan menggunakan wawancara tradisional.

Wawancara Multi Person (menggunakan beberapa pewawancara kerja)Biasanya, semakin banyak orang yang terlibat dalam wawancara maka akan lebih baik hasil evaluasinya. Kesalahpahaman bisa saja terjadi ketika pewawancara adalah seorang diri. Menggunakan beberapa orang dalam sebuah wawancara dapat membantu untuk meningkatkan transparansi secara keseluruhan dan menciptakan masukan tambahan secara perspektif. Masukan tambahan perspektif yang didapat akan lebih akurat dalam menilai calon pelamar pekerjaan.
    
Metode Kuantitatif
Menggunakan metode kuantitatif dalam proses wawancara dapat membantu dalam menciptakan objektivitas dalam jawaban. Metode tersebut menggunakan sistem peringkat jawaban banyak seperti penilaian atau ujian lisan. Dengan menempatkan nomor ke kedalaman, kualitas dan signifikansi dari jawaban skor keseluruhan dapat menjadi faktor yang berarti dalam membandingkan dan kontras calon.
    
Kenyamanan dalam proses Wawancara 
Jadikan suasana wawancara menjadi nyaman sehingga calon pelamar akan berkomunikasi secara terbuka dan jujur. Ketika calon pelamar merasa bahwa mereka dapat mengekspresikan diri secara bebas, maka mereka akan cenderung untuk mulai mendiskusikan ide-ide mereka dan pengalaman nya secara detail yang tentunya akan lebih membantu pewawancara membuat penilaian yang tepat. Informasi yang bermanfaat mungkin akan datang ketika kandidat merasa nyaman, dalam suasana yang nyaman, dan suasana dari pertemuan ini adalah santai.


Terima Kasih dan Semoga Sukses !

Tim Kontributor LoKerNesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar